Teknik dan Umpan mancing Iwak Papuyu paling ampuh

Iwak papuyu
Iwak Papuyu
Iwak papuyu merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak hidup di sawah sawah dan sungai khususnya kalimantan.

Iwak Papuyu banyak di buru oleh pemancing. Kelezatan dagingnya menjadi alasan utama iwak ini banyak di buru, Semakin besar ukurannya semakin enak rasa dagingnya.

Lihat juga
Belajar bahasa banjar

Alasan lainnya kenapa iwak papuyu di sukai pemancing karena sensasi yang di rasakan ketika umpan di makan dan di tarik. Rasanya seperti candu yang membuat ketagihan.
Mancing iwak papuyu
Mancing iwak papuyu

Ada tiga teknik yang di gunakan untuk memancing papuyu :

1. Atasan
Teknik ini di lakukan dengan cara menenggelamkan umpan hanya 5 sampai 10 cm di bawah permukaan air. Tujuannya agar iwak papuyu melihat umpan ketika ingin bernafas. Teknik ini banyak di pakai untuk menangkap iwak papuyu berukuran kecil hingga sedang walaupun kadang juga ada yang ukuran besar.

2. Dasaran
Teknik ini di lakukan dengan cara menenggelamkan umpan antara 10 cm hingga menyentuh dasar tanah. Biasanya untuk memancing iwak papuyu yang berukuran sedang hingga besar. Teknik ini di pakai karena papuyu yg berukuran besar suka bersembunyi di dasar air.

Lihat juga
Manangguk iwak

3. Pantulan
Teknik ini di lakukan dengan cara memantul mantulkan umpan di dasar air. Teknik ini memanfaatkan keagresifan iwak papuyu yang terkenal suka menyambar serangga kecil di permukaan air.
Teknik ini sangat bagus di aplikasikan untuk memancing anakan papuyu dan waktu siang hari pada saat papuyu sedang mencari makan.

Selanjutnya apa saja umpan yang ampuh untuk di gunakan ketika memancing iwak papuyu?

Berikut beberapa umpan yang sangat di sukai iwak papuyu:

1. Kroto
Kroto
Kroto
Kroto merupakan anak dari semut rangrang yang banyak di temui di pohon pohon. Untuk mencarinya cukup mudah, cukup menengok pohon yang cukup rindang karena Semut rangrang menyukai pepohonan yang berdaun lebat dan biasanya juga terlihat berjalan di batang pohon tersebut.

Kroto sangat ampuh untuk dijadikan umpan karena sangat di sukai iwak papuyu.

Cara membuat umpan dengan kroto yaitu mencampurnya dengan getah karet dan sedikit minyak goreng. Semakin banyak minyaknya semakin lembek dan lengket umpan yang terbentuk.

2. Ungung
Ungung (calon ratu)
Ungung (calon ratu)
Ungung sebenarnya sama saja dengan kroto, namun ungung adalah telur dari kroto yg ukurannya lebih besar. Ungung merupakan anakan yang akan menjadi ratu di koloni semut rangrang.

Cara pemakaiannya yaitu dengan langsung di pasang di kawat.

3. Tambuan
Tambuan (tawon)
Tambuan (tawon)
Tambuan merupakan hewan sejenis lebah yang lebih di kenal dengan nama tawon. Anak tambuan sangat ampuh di jadikan umpan papuyu karena memiliki aroma khas yg sangat di sukai oleh papuyu.

4. Anai anai
Anai anai
Anai anai

Anai anai banyak di temukan di kebun kebun yang di tandai adanya gundukan tanah yang semakin hari semakin membesar.
Untuk mencarinya di perlukan cangkul atau parang karena tekstur tanah yang lumayan keras.
Pembuatan umpan dengan anak anai anai ini sama seperti membuat umpan dari kroto

5. Anak lebah
Anak lebah
Anak lebah

Anak lebah juga ampuh di jadikan umpan memancing iwak papuyu. Penggunaannya sama dengan umpan ungung dan tambuan yaitu langsung di pasang di kail.

6. Ulat bumbung
Ulat bumbung
Ulat bumbung

Untuk ulat yang ini biasa hidup di bambu. Lebih praktis membelinya di toko alat pancing karena banyak tersedia.

Lihat juga
Mahambit atap daun rumbia

Popular posts from this blog

Belajar Bahasa Banjar