Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Banjar

“Uii kakawanan barataan, kanalkan ngaran ulun arifin, ulun admin di blog ampunipin.com”

Lumrahnya dalam sebuah percakapan memperkenalkan diri memuat sapaan, kata ganti orang, kalimat perkenalan dan di ikuti nama orang maupun sesuatu yang ingin di perkenalkan.

Di awal saya memulai dengan kata “uii”

Kata “uii disini merupakan salah satu sapaan yang ada dalam bahasa banjar. Kata “uii” sama artinya dengan “hallo, hai ataupun perhatian” dalam bahasa indonesia.

Kata sapaan ini biasa di gunakan untuk membuka sebuah percakapan yang biasanya bersifat tidak formal. “uii” di isyaratkan sebagai sapaan untuk mengajak lawan bicara memperhatikan si pemberi isyarat.

Selain “uii” bisa juga menggunakan “uuu” yang penggunaannya sama saja dengan sapaan “uii”.

Misalnya

“uuu Buhannya, parkanalkan ngaran ulun ipin” (hai kalian semua, perkenalkan nama saya ipin)

Atau

“uuu acil-acil, kanalkan ading ulun palui” (hallo tante-tante, kenalkan adik saya palui)

Sebenarnya ada beberapa kata sapaan lain yang nanti akan saya bahas lain waktu.
Setelah kata sapaan biasanya di ikuti dengan nama atau kata ganti orang yang di ajak berkenalan

Dalam bahasa banjar kata ganti orang terdiri dari

1. Ulun, unda, abdi, ako yang artinya saya
2. Pian, nyawa, sampian, kao, awak dan Anca yang artinya anda, kamu
3. Inya yang artinya dia
4. Buhannya yang artinya mereka
5. Kami (dibaca Kamie), kita yang artinya kami, kita
6. Nike, andike yang artinya anda (orang yang lebih tua)
7. Sanak, dingsanak yang artinya saudara

Selain itu juga di gunakan kata ganti kekeluargaan seperti acil, abah, ulak, angah, kula, ading, dan sebagainya tergantung situasi yang sedang di hadapi.

Kata ganti bisa saja di gunakan tanpa memakai kata sapaan sebelumnya

Misalnya

“Buhannya, parkanalkan ngaran ulun ...” (kalian semua, perkenalkan nama saya .....)

Kalimat perkenalan yang yang lazim di gunakan dalam bahasa banjar sangat beragam menyesuaikan kondisi saat memperkenalkan diri

Berikut contohnya

“Parkanalkan ngaran ulun”

Atau yang lebih simple

“Ulun ipin”

Selain nama, hal lain yang biasa juga di utarakan ketika berkenalan berupa alamat, pekerjaan, keperluan dan sebagainya

Berikut contohnya

“Ngaran ulun arifin, ulun mulai tabalong, ulun bagawi jadi panyuluh kagiatan di wadah pian” (nama saya Arifin, saya dari tabalong, saya bekerja sebagai penyuluh di tempat kalian)

oke segitu dulu

lihat juga percakapan lainnya

Popular posts from this blog

Teknik dan Umpan mancing Iwak Papuyu paling ampuh

Belajar Bahasa Banjar