Manangguk Iwak, tradisi menangkap ikan ala kalimantan

manangguk Iwak
Manangguk iwak
Manangguk iwak merupakan kegiatan mencari atau menangkap ikan dengan alat berupa tangguk.

Tangguk merupakan alat tangkap yang terbuat dari anyaman bambu dan di beri gagang melingkar. Gagang tangguk terbuat dari walatung (sejenis rotan). Agar tidak mudah rusak tangguk di anyam serta di ikat dengan rautan paikat (sejenis rotan) namun ada pula yang sudah menggunakan tali plastik.

Berdasarkan penggunaannya Ada dua jenis tangguk, tangguk jarang dan tangguk rapat. Tangguk jarang lebih banyak di gunakan di sungai untuk mencari ikan yang ukurannya lebih besar sedang Tangguk rapat di gunakan untuk mencari ikan yang ukurannya lebih kecil.

Tentu kalian cukup asing dengan kata Manangguk iwak, manangguk iwak merupakan bahasa banjar yang artinya mengambil ikan dengan alat bernama tangguk.

Ingin lebih tahu tentang bahasa banjar? Klik link berikut
Belajar Bahasa Banjar

Jenis ikan yang di cari biasanya jenis ikan lokal seperti papuyu, puyau, sanggaringan, sapat, kalatau, anakan hingga udang.

Meski yang di cari adalah ikan, tidak jarang ketika "manangguk" juga mendapat belut, kura kura bahkan ular sawah.

Proses manangguk di awali dengan memilih lokasi yang diduga banyak ikannya. Cara menentukannya cukup mudah, tinggal melihat sedikit banyaknya "udap" di area tersebut. Udap iwak merupakan pergerakan ikan yang muncul ke permukaan untuk bernafas namun jika areanya penuh dengan rumput cara ini sedikit sulit untuk di lakukan dan cara lainnya adalah menggunakan insting.

Setelah area di tentukan, proses manangguk di mulai dengan membuat lingkaran mengelilingi area target. Penangguk berjalan perlahan dengan membawa tangguk di salah satu tangannya tujuannya agar ikan berkumpul di tengah pusaran.
Setelah lingkaran seukuran tangguk, tangguk di letakkan kemudian ikan di buru masuk ke arah tangguk dengan cara menghentak hentakkan kaki. Setelah di rasa ikan sudah masuk ke dalam tangguk, tangguk di tarik ke belakang sambil di angkat.

Taraaa.. Sejumlah ikan telah masuk dalam tangguk dan siap di masukkan ke dalam wadah penampungan.

Tidak ada patokan waktu untuk Manangguk namun Manangguk sering di lakukan pada pagi dan sore hari, alasannya karena di waktu tersebut terik matahari tidak begitu panas.

Tinggi air yg ideal untuk manangguk sekitar setengah meter hingga sebatas pinggang. Jika kurang atau lebih biasanya proses manangguk sedikit lebih sulit.

Manangguk biasa di lakukan setelah satu atau dua bulan setelah musim hujan datang. Pada waktu itu anak ikan yang berasal dari sungai sudah lumayan banyak dan tersebar di seluruh area persawahan.
Jika area yang sudah di tangguki telah habis atau ikannya kurang banyak. Penangguk akan berpindah tempat dengan cara "baranau". Baranau adalah bahasa kalimantan yang artinya berjalan kaki dengan badan terendam di dalam air.

Manangguk merupakan kegiatan yang seru. Selain sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk, manangguk juga merupakan ajang untuk bermain serta olah raga.

Manangguk sangat bagus menjaga atau menurunkan berat badan pasalnya manangguk sangat efektif untuk membakar kalori. Bayangkan saja, selama proses manangguk kita di tuntut untuk berjalan di dalam air selama berjam jam. Jika berjalan di daratan selama berjam jam saja banyak membakar kalori, apalagi kalau berjalan di dalam air.

Saking serunya manangguk, manangguk sering membuat lupa waktu untuk pulang, Bahkan tidak jarang ada yang bibirnya biru pucat karena kelamaan dan keasyikan menangguk.
Jika sudah mendapatkan hasil yang cukup atau badan sudah capek, maka waktunya untuk pulang.

Etss.. Tunggu dulu..

Disinilah puncak dari keseruan manangguk.
Setelah selesai manangguk, maka waktunya untuk membersihkan diri di telaga sawah. Kegiatan ini di kenal dengan nama "Balumbaan".

Balumbaan adalah kegiatan mandi, berenang hingga lompat indah layaknya atlet lompat tebing. Berbagai gaya di tunjukkan, mulai dari lompat gaya tenggelam batu, jungkir balik hingga lompatan apes karena di dorong teman.
Setelah selesai balumbaan, maka waktunya untuk pulang karena di rumah orang tua sudah menunggu untuk membersihkan ikan hasil tangkapan dan selanjutnya di masak untuk makan bersama keluarga.

Bagaimana? Seru kan manangguk iwak.

Kalau kalian penasaran, berikut vidio Mananggu Iwak



Popular posts from this blog

Berkunjung ke Tempat Rekreasi dan Pemancingan Mungkur Indah

Teknik dan Umpan mancing Iwak Papuyu paling ampuh