Belajar Bahasa Banjar

Hai selamat datang di blog ampunipin.com

ampunipin.com
Ampun Ipin.com
Kali ini saya ingin mengajak kalian untuk berkenalan dan belajar dengan bahasa yang saya gunakan sehari hari di Kalimantan. 

Bahasa itu adalah Bahasa Banjar.... Jeng jeng jengggggg...

KENALAN DENGAN BAHASA BANJAR

Ada ungkapan begini
"Tak kenal maka tak sayang"
Maka dari itu, pertama tama yang akan saya lakukan sebelum kita belajar bahasa banjar adalah memperkenalkan bahasa banjar itu sendiri

Bahasa Banjar ialah bahasa yang dipergunakan oleh Suku Banjar yang mendiami pulau terbesar di Indonesia, Kalimantan.

Bahasa ini lah yang masyarakat Kalimantan pakai dalam berinteraksi sehari hari.

Awalnya Bahasa Banjar hanya di gunakan oleh Suku Banjar yang berada di sekitar wilayah Banjarmasin, namun seiring dengan perpindahan dan pencampuran penduduk yang terjadi selama berabad abad, Bahasa Banjar tersebar luas hingga ke seluruh Bumi Borneo. 

Secara garis besar, Bahasa Banjar dapat di kelompokkan menjadi dua dialek besar yaitu: Dialek Bahasa Banjar kuala dan Dialek Bahasa Banjar Hulu Sungai. Kedua dialek ini mempunyai variasi dalam pengucapan dan perbendaharaan kosa kata antara satu suku/kelompok dengan suku/kelompok yang lain.

Segitu dulu perkenalan singkatnya,

ayo kita lanjutkan..

Selanjutnya bagaimana dengan abjad dan ejaan dalam Bahasa Banjar?

ABJAD DAN EJAAN BAHASA BANJAR


Berbeda dengan Bahasa Indonesia, Bahasa Banjar memiliki abjad tersendiri walaupun secara kasat mata di lihat sama saja.

Bahasa Banjar hanya menggunakan 24 huruf sedang bahasa Indonesia menggunakan 26 huruf.

Berikut abjad yang di pakai dalam Bahasa Banjar:

Huruf Besar
A
B
C
D
E
(F)
G
H
I
J
K
L
M

N
Ng
Fly
O
P
(Q)
R
S
T
U
(V)
W
Y
Z
Huruf Kecil
a
b
c
d
e
(f)
g
h
i
j
k
l
m

n
ng
fly
o
p
(q)
r
s
t
u
(v)
w
y
z

*huruf yang dimasukkan ke dalam tanda kurung (..... ) menunjukkan bahwa huruf tersebut tidak dipakai dalam penulisan Bahasa Banjar.

Dalam beberapa kata Bahasa Banjar bunyi (m) dieja dengan e. Hal tersebut merupakan penyimpangan dari Kaidah Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan, namun hal tersebut di dasarkan kepada pertimbangan bahwa ucapan Bahasa Banjar harus tepat sebagaimana mestinya dan menghindari salah faham bagi pendengarnya.

Dalam bahasa banjar ada beberapa kata bentukan yang mengandung susunan vokal berturut-turut yang menyebabkan bunyi glotal stop. untuk memudahkan pengucapan bagi yang baru mempelajari bahasa banjar, maka bunyi glotal stop ini di beri tanda (‘) untuk menunjukkan bahwa kedudukan 2 vokal tersebut merupakan 2 suku kata yang berlainan.

Berikut kata bentukan dalam bahasa banjar yang mengandung glotal stop


Selanjutnya mari mengenal Fonem dalam Bahasa Banjar

FONEM – FONEM BAHASA BANJAR


Apa itu fonem? 

Tetap baca aja, ngak usah searching di mbah google...

Nih udah saya cariin

Menurut wikipedia
“Fonem adalah bunyi bahasa yang berbeda atau mirip kedengarannya. “
Lihat sumber

Nah dalam bahasa banjar fonem-fonem ini terdiri atas sejumlah vokal, vokal rangkap (diftong) dan konsonan

Dalam pemakaiannya Penempatan fonem, vokal rangkap (diftong) dan konsonan ini dapat menempati posisi awal, tengah dan akhir kata dan ada pula yang hanya ada pada posisi awal saja. 

Untuk memahaminya akan lebih mudah dengan melihat tabel distribusi vokal dan konsonan bahasa banjar.

tabel distribusi vokal dan konsonan bahasa banjar dapat di lihat di link di bawah ini


Lalu apa lagi?

Selanjutnya mari melihat struktur suku kata (silabel) dalam bahasa banjar

BENTUK PERSEKUTUAN BAHASA BANJAR


Sebelumnya kita telah membahas tentang abjad dalam bahasa banjar.

Nah selanjutnya abjad tadi jika di gabungkan akan membentuk sebuah persekutuan suku kata

Apa itu suku kata?

Lagi lagi tidak usah ribet googling ya..

Menurut wikipedia
“Suku kata atau silabel (bahasa Yunani: συλλαβή sullabē) adalah unit pembentuk kata yang tersusun dari satu fonem atau urutan fonem.”
Lihat Sumber

Sebagai contoh, kata kamus terdiri dari dua suku kata: ka dan mus. Silabel sering dianggap sebagai unit pembangun fonologis kata karena dapat memengaruhi ritme suatu kata.

Bentuk persekutuan dalam bahasa banjar berupa persekutuan Entri Pokok, Imbuhan atau Reduplikasi

Bentuk persekutuan entri pokok ada yang bersuku dua dan ada yang bersuku tiga serta entri pokok empat suku dalam jumlah yang sangat terbatas.

Untuk melihat bentuk persekutuan entri pokok lihat di bawah ini


Bentuk imbuhan “canonic” dalam bahasa banjar terdiri dari

Awalan            : ma-, ba-, ta-, sa-

Akhiran           : -lah, -an, -i, -akan, -alah.

Untuk melihat bentuk persekutuan imbuhan “canonic” lihat di bawah ini

BENTUK PERSEKUTUAN IMBUHAN “CANONIC” DALAM BAHASA BANJAR (coming soon)

Bentuk Reduplikasi dalam bahasa banjar berupa Reduplikasi penuh dan Reduplikasi sebagian.

Udah tau apa itu Reduplikasi?

Menurut wikipedia
“Reduplikasi atau perulangan adalah proses pengulangan kata atau unsur kata. Reduplikasi juga merupakan proses penurunan kata dengan perulangan utuh maupun sebagian”
Lihat sumber

Jika di rincikan reduplikasi bahasa banjar ini nantinya terbagi menjadi sebagai berikut:

Reduplikasi penuh dua suku kata

Reduplikasi penuh, tiga suku kata dan 

Reduplikasi berubah bunyi.

Untuk melihat bentuk persekutuan Reduplikasi penuh dua suku kata, Reduplikasi penuh, tiga suku kata dan Reduplikasi berubah bunyi lihat link di bawah ini

BENTUK PERSEKUTUAN REDUPLIKASI BAHASA BANJAR (coming soon)

Udah separo jalan.. Lanjut yuk..

Sebelumnya kita sudah membahas abjad dan kata

Selanjutnya bagaimana dengan pengucapannya?

Kalian pernah mendengar orang banjar berbicara?

Jika di perhatikan dalam pengucapan sering kita mendengar ada penekanan suara terhadap suku kata tertentu. Kali ini kita akan membahas tentang tekanan kata itu

TEKANAN KATA BAHASA BANJAR


Berdasarkan kamus bahasa Indonesia
“Tekanan kata berarti tekanan yang keras pada suku kata apabila berdiri sendiri, lepas dari konteks biasa”

Tekanan dalam bahasa banjar baik kata-kata lepas maupun dalam hubungan kalimat bersifat tidak membedakan makna kata tersebut. Tekanan kata dalam bahasa banjar sering hanya mengandung unsur efektif saja terhadap penyebutan katanya.

Tekanan kata dalam bahasa banjar umumnya jatuh pada suku kata dari belakang. Tekanan ini kadang kadang demikian kuatnya terutama pada suku kedua dari belakang.

Untuk melihat aplikasi tekanan kata dalam bahasa banjar silakan klik link di bawah ini

TEKANAN KATA DALAM BAHASA BANJAR DAN ARTINYA (coming soon)

selanjutnya apa ya?

Selanjutnya mari memahami bagaimana proses terbentuknya entri pokok dalam bahasa banjar dengan macam macam imbuhan yang ada di dalamnya.

MORFOLOGI BAHASA BANJAR


Proses morfologis adalah suatu proses pembentukan kata dengan cara menghubungkan satu morfem dengan morfem yang lain atau proses yang mengubah leksem menjadi sebuah kata.

Apa itu morfem?   Apa itu leksem?

Jawabannya mudah

Cari aja di google... hehe

Jika di uraikan secara panjang lebar, struk saya ngetik nya.. jadi ini hanya uraian singkat untuk memudahkan pemahaman terhadap proses pembentukan entri pokok dalam bahasa banjar.

Untuk memudahkan proses pembentukan kata bahasa banjar, maka semua kata-katanya di kelas-kelaskan dengan simbol kelas masing masing.

Kelas tersebut sebagai berikut:

Kelas kata nama (kelas N) 


Proses pembentukan Kelas kata nama (kelas N) 

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA NAMA (KELAS N) (coming soon)

Kelas kata kerja (kelas V)


Proses pembentukan Kelas kata kerja (kelas V)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA KERJA (KELAS V) (coming soon)

Kelas kata sifat (A)


Proses pembentukan Kelas kata sifat (A)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA SIFAT (A) (coming soon)

Kelas kata Bilangan (kelas Nm)


Proses pembentukan Kelas kata Bilangan (kelas Nm)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA BILANGAN (KELAS NM) (coming soon)

Kelas kata Keterangan (Kelas Adv)


Proses pembentukan Kelas kata Keterangan (Kelas Adv)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA KETERANGAN (KELAS ADV) (coming soon)

Kelas kata ganti (kelas P) 


Proses pembentukan Kelas kata ganti (kelas P) 

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA GANTI (KELAS P) (coming soon)

Kelas kata depan (kelas Pr)


Proses pembentukan Kelas kata depan (kelas Pr)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA DEPAN (KELAS PR) (coming soon)

Kelas kata Penghubung (kelas C)


Proses pembentukan Kelas kata Penghubung (kelas C)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA PENGHUBUNG (KELAS C) (coming soon)

Kelas kata sandang (kelas Ar)


Proses pembentukan Kelas kata sandang (kelas Ar)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA SANDANG (KELAS AR) (coming soon)

Kelas kata seru (kelas I) 


Proses pembentukan Kelas kata seru (kelas I)

Lihat link berikut
PROSES PEMBENTUKAN KELAS KATA SERU (KELAS I) (coming soon)

KAMUS BAHASA BANJAR


Untuk mempelajari bahasa baru, dalam hal ini Bahasa Banjar senjata pertama yang harus di bawa adalah kamus. 

Untuk mempelajari Bahasa Banjar kamus yang saya rekomendasikan adalah kamus Bahasa Banjar – Indonesia terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan kebudayaan.

Kamus yang di susun oleh abdul djebar hapip ini layak untuk di jadikan referensi yang cukup mempuni untuk menambah kosa kata bahasa banjar kalian.

Untuk kamus bahasa banjar bisa di lihat di link berikut
KAMUS BAHASA BANJAR – INDONESIA (coming soon)

dan terakhir adalah bagian yang paling penting

untuk menguasai betul bahasa baru, hal yang wajib di lakukan adalah mempraktekkannya.

Untuk itu perlu sebuah referensi percakapan bahasa banjar yang di gunakan masyarakat Kalimantan untuk berkomunikasi sehari hari

PERCAKAPAN BAHASA BANJAR SEHARI HARI


Untuk memudahkan maka referensi percakapan ini di buat berdasarkan tema

Selengkapnya Silakan ikuti link berikut
Contoh Percakapan Bahasa Banjar Sehari Hari (coming soon)

Popular posts from this blog

Teknik dan Umpan mancing Iwak Papuyu paling ampuh